[Wisata Kuliner] – Jajanan Pasar Malam Taiwan

Taiwan is a heaven for hawker food lover! Buat yang belum tau, hawker adalah istilah untuk kompleks terbuka dengan kios-kios penjual makanan minuman yang harganya murah meriah. Hawker food center berkembang cepat sekali di negara-negara asia tenggara; Singapore, Taiwan, Malaysia, Hong Kong dan Indonesia tentunya. Untuk kualitas dari makanan, jangan dipandang sebelah mata. Warga Singapore boleh berbangga diri, karena 38 restoran bergaya hawker stall di sana telah mendapat peringkat Michelin BIB Gourmand Star di tahun 2017!

Jika ingin mencicipi hawker food di Taiwan, tentu jawabannya ada di puluhan pasar malam yang tersebar di seluruh kota. Ya, warga Taiwan senang berkumpul di malam hari. Lauk-pauk dan sayuran tersaji di tengah meja, ditemani semangkuk nasi panas dan bir dingin. Itulah mengapa meja-meja di restoran Taiwan banyak yang berbentuk bundar, dengan kursi plastik mengelilingi meja. Karena space-nya jadi terbatas, pengunjung yang sendirian kayak saya sering kali dipasangkan dengan orang lain di satu meja. Unik sih, tapi saya senang karena selalu berujung ngobrol seru dengan orang baru. Berikut list hawker food terbaik yang wajib kamu coba!

Xi-Men Ding Night Market

1. Ay-chung Flour-Rice noodles / 阿宗麵線 (Non-Halal)

Ay-chung Flour-Rice noodles (阿宗麵線)
Sup bihun dengan potongan daging babi dan daun vermicelli (NTD$50)

Let me tell you why this dish is my favorite in all of Taiwan’s street market! Saya selalu senang jajanan tipe berkuah, karena nyaman buat tenggorokan saya. Saat pertama diberikan semangkuk sup yang panas di tangan, sudah tercium bau kaldu yang harum. Rasa sup tepat di lidah saya, apalagi ditambah cuka dan sambal yang tersedia di meja samping kios. Karena tidak menyediakan tempat duduk, saya makan di atas sepeda motor yang terparkir. Setiap seruput sup bihun membuat saya lupa sesaat pada cuaca Xi Men Ding yang amat dingin malam itu.

Helpful Tips: Kamu bisa memesan sup dengan porsi kecil (NTD$50) atau besar (NTD$65). Walau antrian terlihat selalu ramai, tapi penyajiannya sangat cepat.  Jam buka restoran adalah pukul 09.00 – 22.30 pada hari biasa, dan pukul 09.00 – 23.00 pada akhir pekan.

2. Ah Cai Shi Mu Yu Du – Legendary Milkfish Bell / 阿財虱目魚 (Non-Halal)

Ah Cai Shi Mu Yu Du / 阿財虱目魚

Ah Cai Shi Mu Yu Du (阿財虱目魚)
Potongan daging babi rebus, disajikan dengan nasi panas (NTD$60). Yummy!

Craving for midnight treats? Or feeling hangover after a crazy night? Come to this place! Restoran ini spesialisnya makanan malam hari, karena baru buka pukul 10 malam sampai subuh. Saya sendiri gak sengaja nemu tempat ini, di jalan pulang menuju hostel. 10 menit sebelum restoran buka, antrian sudah terlihat di depan ruko!  Menu andalan mereka sebetulnya umum dijual, yakni nasi dengan potongan kecil daging B2. Namun, daging B2 disini terasa sangat juicy dan tidak berbau amis. Apalagi ditambah saus spesial yang dituang di atas daging yang menambah cita rasa makanan.

Helpful Tips: Jangan sampai salah mengantri karena terdapat 2 antrian; antrian makan di tempat & antrian takeaway. Bukan tidak mungkin kamu duduk dipasangkan dengan orang lain di satu meja yang sama, karena begitulah budaya makan street food di Taiwan. Entah hoki atau apa, saya selalu duduk bersama warga Taiwan yang asik untuk diajak ngobrol.

3. 50嵐 Bubble Tea

50嵐 Bubble Tea

Bubble-Tea ini banyak saya temui di Pasar Malam Taiwan. Menu minumannya beragam; dari favoritnya Oolong Tea, Matcha Tea, Milk Tea, hingga Latte atau Macchiatonya. Karena harga-nya juga tidak mahal, tidak ada salahnya untuk dicoba. Rasanya enak dan menyegarkan, namun tidak se-spesial itu.

Helpful Tips: Banyak warga Taiwan yang membungkus bubble tea untuk diminum di jalan atau kendaraan umum. Opsi yang bagus, terutama jika kamu banyak berjalan di siang hari yang panas. Rehydrate yourself!

Shilin Night Market

1. Fried Milk

Fried Milk Shilin Night Market
Sate susu manis (yes, actual milk!), digoreng garing (NTD$20)

Snack out-of-the-box ini tidak bisa kamu lewatkan di Shilin! Susu kental manis dipadatkan menjadi jelly, ditusuk sate, lalu digoreng singkat (deep fried). Hasilnya? Garingnya tepung pada gigitan pertama disusul dengan rasa manis dari susu yang lumer di lidah. Such a guilty pleasure snack!

Helpful Tips: Makanlah selagi panas, dan jangan pesan terlalu banyak agar kamu gak enek dengan rasa susu yang creamy.

2. Chicken Cutlet / 新竹家乡碳烤香鸡排

Chicken Cutlet (新竹家乡碳烤香鸡排)
Deep-fried chicken katsu, dengan saus manis gurih pedas (NTD$70)

With all the hype of Shilin stall in Jakarta, the best one should definitely be sold in Shilin right? Well, it’s a yes for me! Rahasia kenapa chicken katsu disini bisa se-enak itu adalah proses memasaknya. Setelah melalui proses penggorengan (deep fried), chicken katsu dipanggang sebentar sambil diolesi saus spesial. Dengan dipanggang, kulit chicken katsu menjadi garing dan bumbunya lebih meresap. Sayangnya, reputasi kios tidak sebanding dengan kualitas pelayanannya. Beberapa kali saya lihat penjual kios bernada jutek dan malah memarahi konsumennya!

Helpful Tips: Antrian di kios ramai dan cukup lama, karena harus menunggu ayam matang digoreng. Kamu bisa mencicipi menu jajanan lain di sekitarnya dan kembali saat antrian sudah berkurang. Jam buka dari kios ini adalah pukul 15.30 – 01.45 pada hari Jumat & Sabtu, dan pukul 15.30 – 00.00 pada hari lain.

3. Fresh Lemon and Orange Juice

Fresh Lemon and Orange Juice, Shilin Night Market
Jus campuran lemon dan orange Sunkist

Setelah puas nyicip jajanan pasar penuh micin, emang paling pas buat nyeruput jus segar! Campuran buahnya nyambung di lidah, ga terlalu asam dan ga terlalu manis. Yang terpenting, tenggorokan tidak terasa gatal setelah minum. Ini artinya penjual tidak menambahkan pemanis buatan atau gula terlalu banyak.

Raohe Night Market

Black Pepper Buns / 福州世祖胡椒餅 (Non-Halal)

Black Pepper Buns (福州世祖胡椒餅)
Roti isi daging babi lada hitam, dipanggang di tungku arang (NTD$50)

This is Raohe’s famous legendary snack! Roti isi daging B2 dipanggang vertikal dengan ditempel mengelilingi tungku arang panas, sehingga roti terasa garing di luar dan lembut di dalam. Rasa dari isian dagingnya enak, namun dominan dengan lada. Setelah makan, perut terasa hangat dan bikin semangat lagi deh untuk jalan di tengah gerimis hujan.

Helpful Tips: Berhati-hatilah mengigit roti ini saat panas, karena isian daging dan kaldunya bisa membakar lidah dan mulutmu (I learn it the hard way!). Sediakan juga tisu basah untuk membersihkan tangan setelah makan. Jam buka dari kios adalah pukul 16.00 – 00.00.

One Reply to “[Wisata Kuliner] – Jajanan Pasar Malam Taiwan”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s